27 Perguruan Silat Ikut Workshop PAS



Sebanyak 56 peserta dari 27 Perguruan Silat (PS) di DIY dan Jateng mengikuti kegiatan workshop (pelatihan) pembuatan koreografi dan komposisi pencak. Event yang dihelat Paseduluran Angkringan Silat (PAS) Yogyakarta tersebut digelar di Ruang Utama (Lt2) Balaikota Timoho, Yogyakarta, Minggu (13/4/2014). Bertindak selaku narasumber atau pemateri dalam kegiatan ini adalah Pesilat Whanny Dharmawan dari Perguruan Budaya Indonesia Mataram Asli (BIMA). Yang bersangkutan juga seorang seniman teater dan tari.

Koordinator PAS Nanang yang didampingi panitia lainnya, Atik Khoiriyah kepada KRjogja.com saat berlangsungnya workshop menjelaskan, Perguruan-perguruan silat yang mengikuti event ini adalah Tapak Suci, Perisai Diri, Merpati Putih, Persinas Asad, Perpi Harimurti,Kerisnamurti Mataram, Setia Hati Teratai, Setia Hati Winongo, Pagar Nusa, Reti Ati, PSTD, KPSN, Krida Yudha Sinalika, Maenpo Cikalong, THS, Margaluyu Yogyakarta dan sebagainya.

Lebih lanjut dikatakan Nanang, acara workshop pembuatan koreografi dan komposisi pencak (silat) tersebut diadakan dalam rangkaian acara menjelang Pencak Malioboro Festival (PMF) III, yang akan berlangsung selama 3 hari,mulai 30 Mei hingga 1 Juni 2014. Salah satu program acara dalam PMF III, adalah Festival Komposisi Gerak Pencak selama dua hari, di kompleks Eks Pasar Ngasem, 30-31 Mei 2014.

PMF III ini ditargetkan sebanyak 5000 pesilat dari 35 Perguruan silat yang ada di DIY dan kota lain di Indonesia, bahkan beberapa pesilat di antaranya dari luar negeri.

Sementara Whanny menambahkan, Ngarsa Dalem Sri Sultan HB X yang mengetahui adanya kegiatan tersebut, sangat mengapresiasi dan mendukung. Bahkan Sultan menyediakan trofi atas namanya, yang akan diberikan kepada penampil terbaik pada festival tersebut. "Kegiatan ini diadakan oleh PAS dengan tujuan untuk meningkatkan kapabilitas pesilat. khususnya dalam hal komposisi dan koreografi gerak pencak sebagai seni. Seperti diketahui pencak silat mengandung beberapa aspek di antaranya self defense (beladiri),filosofi, seni budaya dan sport (olahraga prestasi)," ujar Whanny.(Rar)

 

sumber: kedaulatan rakyat

 



 

Forum Sahabat Silat