Jhony Tertarik Seni Benjang



[singlepic id=239 w=320 h=240 float=left]Seorang pelatih gulat asal Inggris, Jhony Simon, sangat tertarik pada seni benjang yang berkembang di wilayah Bandung Timur. Bahkan Simon sudah mempelajari seni benjang sejak tahun 2004 namun kemudian terhenti selama beberapa tahun.

"Saya datang lagi ke Bandung untuk belajar dan mempelajari seni benjang. Saya sangat tertarik untuk mempelajari seni benjang yang merupakan kesenian tradisioal Kota Bandung," ungkapnya di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 25 Bandung, Jln. Batu Raden, Ciwastra Bandung, Kamis (10/5).

Jhony mengaku sangat tertarik pada seni benjang, karena seni bela diri ini ada perbedaan dan persamaannya dengan gulat.

"Di benjang ada musik tradisionalnya yang bisa menambah semangat untuk melakukan serangan atau pertahanan. Benjang adalah seni tradisional yang mengandung olahraga, beda dengan gulat yang benar-benar olahraga," tambahnya.

Sementara Wakil Wali Kota Bandung, Ayi Vivanda menyatakan, benjang di sekolah merupakan sesuatu yang baru. Namun pada kenyataannya, seni benjang khususnya benjang gulat berkembang cukup baik di SMAN 25 Bandung, selain SMAN 24 Bandung. Jika di kedua sekolah ini embrio seni benjang berkembang cukup baik maka akan dikembangkan ke sekolah lain.

"Kini benjang menjadi kegiatan ekstrakurikuler yang digemari siswa. Dengan demikian, kelak seni benjang ini bisa diregenerasikan kepada para siswa lainnya," tandasnya.

Sementara Kepala SMAN 25 Bandung, Undang Segara mengatakan, seni benjang baru sebulan dikembangkan sebagai kegiatan eskul. Namun perkembangannya sangat baik dan mendapat respons dari kalangan siswa.

"Sehingga pada kejuaraan bulan lalu, seni benjang SMAN 25 Bandung menjadi yang terbaik dan berhak mewakili Jawa Barat pada kejuaraan benjang nasional," ujarnya.

sumber:
klik-galamedia