Aktor Baru Film The Raid 2 Jagoan Silat dari Garut



Ada satu kejutan lagi yang dihadirkan dalam film The Raid 2 (Berandal) yang akan rilis di awal tahun 2014. Dalam film tersebut akan hadir pemeran baru yang akan memerankan pembunuh berdarah dingin dan selama film itu ia tidak akan pernah berdialog sama sekali.

Pemeran berdarah dingin itu adalah Cecep Arif Rahman. Ia adalah seorang pesilat profesional yang berasal dari perguruan silat Panglipur Garut. Karirnya di dunia silat sudah tidak diragukan lagi. Ia sering memperkenalkan dunia persilatan tanah air ke manca negara.

cecep-arif-rahman
Ketika disinggung mengenai awal mula ia terjun ke dunia akting, pria berusia 41 tahun ini dengan rendah hati menjawab dirinya tidak bisa akting sama sekali, ia hanya seorang guru. Menurutnya, sudah sejak The Raid (Merantau) ia ditawari main film, namun ia menolak karena jadwal mengajarnya yang padat saat itu. Kini Cecep kembali ditawari oleh sutradara The Raid (Berandal) Gareth Evans untuk dihadirkan dalam film The Raid 2.

Namun, siapa sangka guru di sekolah dasar ini memiliki kemampuan pertarungan silat yang sangat lihai ketika mempertunjukannya dengan rekannya Yayan dan Iko Uwais yang juga bermain di The Raid 2 (Berandal) ini.

“Saya, Iko, dan Yayan sebenarnya sudah kenal sejak 2005 dan kami sering melakukan pertunjukan ke luar negeri untuk memperkenalkan silat,” ujar Cecep.

Cecep mengaku untuk perannya ini ia awalnya mengalami kesulitan dalam berakting dan mengembangkan karakter sebagai pembunuh berdarah dingin.

“Jangankan membunuh manusia, nyamuk saja saya tidak tega,” kata Cecep sambil tertawa.

Namun menurutnya, ia beruntung karena di film ini ia sama sekali tidak ada dialog sehingga ia tidak terlalu dipusingkan dengan menghapal skenarionya.

Cecep yang kesehariannya sebagai guru sekolah dasar ini mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris dan Silat, terkadang ia juga harus merangkap sebagai administrasi dan tenaga perpustakaan sekolah.

Ketika disiinggung setelah menjadi artis apakah ia akan meninggalkan profesinya sebagai guru, Cecep mengatakan “Nasib orang siapa yang tahu. Saya sangat mencintai pekerjaan saya sebagai guru dan saya hanya ingin bermain silat dan memperkenalkan silat sejauh mana saya bisa,” ujarnya diplomatis.

sumber:
bisnis jabar