Bupati Gde Agung Buka Sirkuit Pencak Silat Mangupura CUP II 2013



Bupati Badung A.A. Gde Agung membuka secara resmi Kejuaraan Pencak Silat bertajuk “Sirkuit Pencak Silat Mangupura CUP II 2013” di GOR Mengwi, Minggu (6/1) kemarin. Kejuaraan ini diikuti 252 peserta dari 6 (enam) kecamatan di Kabupaten Badung. Dalam kejuaraan yang memperebutkan piala bergilir Bupati Badung dan piala tetap DPD Bakti Negara Bali tersebut juga diisi ujian kenaikan tingkat (Danurdara) dari pesilat Bakti Negara yang berasal dari 56 ranting dan unit se-Badung dengan peserta 1.200 pesilat. Kejuaraan tersebut juga dihadiri Anggota DPRD Badung I Wayan Suyasa, DPD Bhakti Negara Bali, IPSI Bali, Ketua Koni Badung, Disdikpora Badung, Camat Mengwi, Ketua DPC Bhakti Negara Badung.

Bupati Gde Agung menyambut positif pelaksanaan sirkuit pencak silat yang diprakarsai oleh sesepuh dan pengurus PSPS Bhakti Negara Kabupaten Badung. Dikatakan, pertandingan pencak silat merupakan salah satu kegiatan dalam rangka pengembangan dan pembinaan tatanan gerak yang etis dan estetis serta teknik gerak pencak silat yang efektif dan juga sebagai sarana untuk menjalin persahabatan, persaudaraan, mengembangkan jiwa dan semangat ksatria dengan keluhuran budi serta membina jesmani yang sehat. Bupati mengharapkan melalui kegiatan tersebut para atlet dapat mengedepankan sikap ksatria dan sportivitas yang tinggi. “Bertandinglah dengan sportif, karena dipundak kalianlah kami titipkan prestasi dan prestise dunia persilatan yang kita cintai,” kata Gde Agung yang juga selaku Ketua Umum Pengprop IPSI Bali tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, prestasi pencak silat Bali maupun Badung telah dibuktikan baik di event nasional maupun internasional. Sebagaimana ajang PON XVIII di Provinsi Riau yang lalu, pencak silat telah menyumbangkan 6 emas dan 1 perak dari total 15 emas yang diraih  kontingen Provinsi Bali. Hal ini pula yang menyebabkan kontingen Bali tetap berada pada posisi 9 besar dari 33 Provinsi se-Indonesia. “Perlu dicatat bahwa dalam sejarah pencak silat yang dipertandingkan di ajang PON, baru kali ini ada provinsi yang mampu meraih 6 emas yakni kontingen pencak silat Bali. Hal ini pula merupakan kontribusi dunia persilatan Kabupaten Badung khususnya perguruan Bhakti Negara,” imbuh Bupati. Untuk itu kejuaraan seperti ini agar tetap digelar sebagai upaya pembinaan secara menyeluruh, mulai dari membangkitkan minat, pemanduan bakat, seleksi dan kompetisi, pembinaan yang berkesinambungan sampai pada pencapaian prestasi puncak.

Sementara Ketua Panitia I Made Wena menjelaskan, sirkuit pencak silat Mangupura Cup ini digelar dalam rangka menyambut HUT Bhakti Negara ke-58 tanggal 31 Januari 2013, selain sebagai ajang menggali atlet-atlet berprestasi untuk kejuaraan yang lebih tinggi sekaligus ajang evaluasi serta menambah jam bertanding bagi atlet Bhakti Negara Badung. Ditambahkan, kejuaraan ini berlangsung hingga 13 Januari mendatang, dimana babak grand final dilaksanakan di Graha Budaya Lotring, Kuta sekaligus penutupan. Peserta berasal dari masing-masing kecamatan di Badung. Masing-masing kecamatan menampilkan peserta pra remaja 18 pesilat, remaja 17 pesilat ditambah 5 pelatih dan 2 official. “Kejuaraan pencak silat ini memperebutkan piala bergilir Bupati Badung, yang 2 (dua) tahun lalu direbut Kecamatan Kuta Utara,” katanya.

sumber: metrobali

 



 

Forum Sahabat Silat