Kampoeng Silat Jampang - Pesilat Betawi Pamer Kemampuan di Mal



20101206-festival-ksj"Ciat, jeduk.. Jeder.. Plak..."
Pesilat-pesilat Betawi saling tukar pukulan, tendangan, dan sabetan.


Jawara-jawara dari tujuh perguruan Kampung Silat Jampang itu saling pamer jurus andalan di perguruan mereka masing-masing. Dengan karakter gerak yang berbeda-beda, masing-masing perguruan menunjukan kekhasan.


Ada para jawara yang mengandalkan kecepatan dan tenaga, dalam rangkaian pukulan dan tendangan mereka, ada yang melenggak-lenggok seperti menari jaipong, namun dengan kekuatan pukulan, tendangan, bantingan yang mematikan.

Para pesilat itu tampil dalam acara peluncuran Kampung Silat Jampang, yang diselenggarakan di Pejaten Village Mall, Jakarta, Selasa (7/12/2010) siang.

Para pesilat-pesilat Betawi yang tampil dalam peluncuran Kampung Silat Jampang, berasal dari Perguruan Silat Beksi Traditional Haji Hasbullah, Gerak Cipta, Satria Muda, Cingkerik Rawa Belong, Pusaka Jakarta, dan Cingkrik Goning.

Menurut Coorporate Sekretaris and Recourses Mobilization Director Dompet Dhuafa, Muhammad Arifin Purwakananta, acara ini digagas oleh Dompet Dhuafa dengan maksud melestarikan silat yang merupakan bagian dari budaya masyarakat Betawi.

"Jadi kita mulai keterpurukan silat sebagai budaya yang luhur tetapi tidak dimanfaatkan sebagai permbangunan karakter bangsa. Silat lebih dari beladiri, yaitu budi pekerti luhur bangsa kita, ada karakter ksatria, tegas, cekat, tangkas, dan berani," tutur Arifin yang ditemui wartawan dilokasi terselenggaranya acara.

Selain itu, acara ini digagas untuk membantu para guru-guru silat menafkahi diri mereka dan mengembangkan perguruan mereka. "Oleh karena itu wajib pemberdayaan kelompok marjinal, caranya kita pertumbuhkan perguruan-perguruan silat," ujarnya.

Kapung Silat Jampang, terangnya, akan dibuka di Parung, dimana saat ini sudah ada lima perguruan silat tradisional, dan dalam jangka pajang akan diisi oleh 10 perguruan silat. "Kita juga akan menularkanya ke daerah lain," tandasnya.(*)

Penulis: samuel
Editor: Juang_Naibaho

sumber:
http://www.tribunnews.com/2010/12/07/pesilat-betawi-pamer-kemampuan-di-mal