Mau Mudah Jadi PNS, Jadilah Atlet Berprestasi



Sedikitnya delapan atlet berprestasi di Sulawesi Tenggara (Sultra) diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS) sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap masa depan para atlet.

Kepala Sekretariat KONI Sultra Hasrat di Kendari, Senin  11/1 mengatakan, pengangkatan atlet menjadi PNS melalui seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) tahun 2009.

Delapan atlet yang sukses mengangkat harkat dan martabat daerah dan bangsa di berbagai jenjang kompetisi tersebut yakni atlet :
dayung sebanyak lima orang,
kempo (satu orang) dan
pencak silat (dua orang).

Pedayung rowing putra Moch Ali Darta yang saat ini menjalani pelatnas program atlet andalan (PAL) adalah penyumbang dua medali emas bagi kontingen Sultra pada PON XVII 2008 di Kaltim.

Meskipun Hamratin, Muslihun, Multi dan Minawati tidak masuk pelatnas persiapan SEA Games 2011 di Jakarta namun mereka diangkat jadi PNS karena sudah beberapa kali menyumbangkan medali bagi daerah ini, kata sekretaris PODSI Sultra Arifin L Godo.

"Atlet yang diusulkan menjadi PNS adalah yang berprestasi dengan tolok ukur yang telah menjuarai beberapa kompetisi yang diikutinya. Itu sesuai dengan kriteria yang ditetapkan Kementrian Negara Pemuda dan Olahraga maupun pemerintah daerah setempat," katanya.

Sebelum pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan tentang pengangkatan atlet berprestasi menjadi PNS, kata dia, Pemprov dan Pemkab se-Sultra sudah memprioritaskan atlet berprestasi untuk menjadi PNS, dan bagi mereka yang tidak menjadi PNS dibantu dengan modal usaha.

"Perhatian pemerintah terhadap atlet berprestasi bukan hanya diangkat jadi PNS, tetapi disediakan bonus Rp75 juta setiap medali emas, sehingga ada atlet dayung yang mengumpulkan bonus sampai Rp200 juta," katanya.

Ia mengimbau atlet yang belum direkrut menjadi PNS agar bersabar karena tidak mungkin dilakukan sekaligus mengingat formasi PNS disesuaikan dengan tenaga keahlian/profesi yang dibutuhkan daerah.

Pelatih sepak takraw Sultra, Heriansyah mengharapkan pengangkatan PNS dan bonus dapat menjadi motivasi bagi atlet lapis kedua dan ketiga untuk memacu diri dalam berlatih.

"Pemerintah sudah membuktikan kepedulian terhadap masa depan atlet sehingga diharapkan atlet lebih serius lagi berlatih dan bertanding," kata Heriansyah.

sumber: berita2